Life Is Predictable

Apa yang anda pikir tentang  judul diatas?pasti teman – teman mengira judul di atas nonsense?

Hidup ini selalu diberi pilihan oleh pencipta kita. kenapa seperti itu?karena kita mahluk spesial yang dicipta dengan segala kemuliaan.

life is predictable, yes its true. kenapa saya menulis seperti itu?

contoh :

beberapa bulan ini saya sangat tertarik dengan dengan namanya INVESTASI.

ternyata setelah membaca banyak literatur di internet dan membaca buku tentang investasi. wawasan saya pun terbuka tentang Investasi. saya pun memilih Investasi otak, Investasi Emas, P2P lending, dan Investasi Saham.  Dan hingga saat ini Investasi saham saya terbesar porsinya hingga 50X jika dibandingkan dengan investasi yang lain. setiap hari saya membaca internet dan membeli banyak buku tentang investasi saham, mempelajari dari Fundamental Analisis hingga Teknikal Analisis, dari membaca laporan keuangan hingga membaca pattern chart, dan yang memulai dengan rugi hingga mendapatkan keuntungan yang lumayan perharinya.

Nah Apa Hubungannya cerita diatas dengan LIFE IS PREDICTABLE? Yap, Inti dari Cerita saya apa yang sobat pelajari hari ini dan secara continue sobat pelajari. sobat akan menjadi master dibidang sobat yang pelajari setiap harinya.

So, Jangan pernah menyerah untuk belajar, karena apa yang sobat lakukan hari ini akan mempengaruhi masa depan lo, Sob 😀 Tetap semangat jangan lupa beramal dan berdoa kepada Tuhan karena manusia berusaha Tuhan yang menentukan.

 

God Bless

Tanjung Bira Wisata Eksotis di Sulawesi Selatan

Jika kamu menikmati pekerjaanmu semua dalam hidupmu terasa indah. Tak terasa saya sudah bekerja di FiberHome almost 3 years dan itu benar – benar rasanya singkat. selama saya kerja disini saya seringkali ke kota – kota eksotif di seluruh Indonesia, dan yang pasti Kuliner dan Travelling nya gak ketinggalan, Sob!

Taggal 19 July 2019 Saya mendapatkan tugas menuju ke Makassar lagi (Sebenarnya sudah sering kesini cuma gak ada temen buat jalan ke Tanjung Bira jadi kadang mager hehe). Dan diluar rencana saya, ternyata standby engineer saya yang dimakassar mau saya ajak main ke Tanjung Bira. Asikkk lah ke Tanjung Bira, OK dulu pernah lihat ada bis dari makassar ke Tanjung Bira menggunakan bis, dan Saya juga pernah lihat travel dari makassar ke Tanjung Bira. Tapi berhubung teman saya yang standby di Makassar mempunyai banyak kenalan jadi kita memilih untuk menyewa mobil. Ok Fixed kita naik mobil, dan perjalanan pun dimulai..butuh waktu sekitar 4 jam dari Makassar ke Tanjung Bira jika menggunakan mobil pribadi.

Tanjung Bira wall

Tanjung Bira

Cerita Singkatnya jam 6 Pagi kita sampai di pantai Tanjung Bira karena Teman saya juga baru kali itu ke Tanjung Bira akhirnya sama – sama bingung. Ok kita buka Mbah GOogle dan teman saya tanya ke penduduk sekitar dan untungnya penduduk sekitar sangat ramah mereka menawarkan pada kami sewa Kapal menuju Pulau liukanglu dengan harga 300K untuk kapal bolak balik. dan sewa peralatan snorkling untuk 3 orang seharga 100K. Setelah kita setuju dengan harganya lalu kita langsung menuju Pulau Liukanglu. Perjalanan kesana ombak pagi itu sangat besar jadi seru dan dikapal boat pun serasa offroad. Dan Bapak pemilik kapal juga mengijinkan kami mengemudikan kapal. Pengalaman pertama mengemudikan kapal sungguh luar biasa walaupun sedikit takut kapalnya terbalik, haha. Sampai di dekat Pulau Liukanglu kami pun lompat dari kapal untuk snorkling, dan WoW ternyata tempatnya masih sangat bagus untuk melakukan snorkling. dan si Bapak Pemilik kapal ini sungguh banyak pengalamannya, Dia menurunkan kami dan menunggu tempat terakhir. karena si Bapak menurunkan untuk snorkling ditempat yang tepat, kami pun tidak perlu susah payah untuk berenang melawan arus dan tiba – tiba sudah mendekat dikapal bapaknya. setelah sampai dikapal bapaknya kami menurunkan semua peralatan snorkling lalu memulai jalan menyusuri pantai Pulau Liukanglu ini. hmmm, ternyata pantainya gak kalah indah, Sob!
sebaliknya dari Pulau Liukanglu kami melanjutkan perjalanan ke Tebing Appalarang. dan mau tahu bagaimana bentuk Tebing Appalarang? Berikut saya berikan video Pendeknya 🙂

 

Selesai dari Tebing Appalarang kami menuju Makassar kembali karena pesawat di keesokan harinya sudah menunggu. dan diMakassarpun kami sudah makan kuliner berbagai macam kuliner. seperti Palu Basa Serigala, Coto Gagak, dan tidak lupa konro karebosi. untuk kulinernya seperti apa tunggu di Post selanjutnya di Kuliner Makassar.